LAPORAN TAHUNAN

Laporan Tahunan 2021

Dibaca 4 Menit

[ID]

Sejumlah momentum penting bagi Combine Resource Institution (CRI) terjadi di 2021.

Ketika tingkat pandemi Covid-19 masih cukup kritis, kami berjuang agar tidak sekadar bisa bertahan, tetapi juga tetap terus berkembang. Pelajaran mengelola situasi pada 2020 menjadi rujukan berharga. Secara bertahap, kantor kembali dibuka untuk kegiatan kerja dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Bersyukur, seluruh tim mampu melewati puncak gelombang Covid-19 varian Delta dan mendapatkan dua dosis vaksin tanpa kendala berarti.

Tahun 2021 menjadi waktu bagi CRI untuk menapaki usia yang ke-20, cukup dewasa bagi perjalanan sebuah lembaga swadaya masyarakat. Sejak didirikan pada 2001, CRI terus berupaya mengembangkan pilihan-pilihan strategi dan metode dalam penguatan institusi-institusi lokal, pengembangan sistem informasi komunitas, serta pengembangan pola-pola manajemen sumber daya untuk mewujudkan komunitas otonom. Memasuki dekade ketiga milenium ini, kami harus siap menjalankan pilihan di atas dalam konteks yang potensial semakin kompleks.

Program Building Institution and Networking (BUILD) menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghadapi dunia yang berubah dengan cepat dan kerap kali sulit diprediksi. Karena 2021 menjadi tahun terakhir BUILD yang didukung Ford Foundation, kesempatan ini kemudian kami gunakan untuk meninjau dan memperkuat kembali tata kelola organisasi, model bisnis keberlanjutan organisasi, serta budaya kerja yang setara dan inklusif.

Melalui BUILD, CRI mendapatkan kesempatan untuk memperkuat kapasitas dalam menjalankan riset dan memperkuat kampanye pada isu media komunitas. Media komunitas akan selalu menjadi bagian penting dari kerja-kerja organisasi. Kami yakin bahwa media komunitas membentuk pondasi ruang demokrasi yang sehat di tingkat akar rumput, sehingga penting untuk terus didukung dan diperjuangkan.

Kapasitas profesional CRI juga dibuktikan dengan penyepakatan program integrasi satu data daerah melalui penerapan Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya dan Sistem Informasi Kabupaten (SIKAB). Bersama sejumlah pemerintah daerah, kami memulai skema kerja sama yang belum pernah kami lakukan sebelumnya, yakni Swakelola Tipe III dan Tenaga Ahli. Selain sebagai ruang untuk mengakselerasi misi dan visi organisasi, skema-skema kerja sama tersebut menjadi jalan untuk keberlanjutan.

Dalam hal berjejaring, pandemi tidak pula menyurutkan inisiatif CRI untuk terus berproses. Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) menjadi ruang bagi kami untuk bertemu dengan jaringan media komunitas. Sementara itu, Jagongan Melek Digital (JMD) menjadi kesempatan kami memperluas jaringan pada isu literasi dan keamanan digital.

Tahun-tahun mendatang akan menjadi momentum bagi kami untuk membuktikan kapasitas secara lebih mandiri. Dengan kedewasaan dan kekuatan yang telah kami miliki, kami tidak bisa berhenti merasa cukup atau puas. Kolaborasi akan tetap menjadi kunci, karena setiap isu dan tantangan tidak bisa dihadapi atau diselesaikan oleh kami sendiri.

CRI adalah bagian dari masyarakat sipil. Dalam setiap peran yang kami mainkan, CRI terbuka untuk terus mendapatkan saran dan masukan. Sekecil apapun hal yang kami hidupi dan kembangkan, semoga menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat dorongan gerakan perubahan.


[EN]

Several important moments for the Combine Resource Institution (CRI) occurred in 2021.

When the level of the Covid-19 pandemic was still quite critical, we struggled to not only survive, but also continue to grow. The lesson on managing the situation in 2020 becomes a valuable reference. Gradually, the office was reopened for work activities by implementing strict health protocols. Gratefully, the entire team was able to pass the peak wave of the Delta variant of the Covid-19 and get two doses of the vaccine without any significant problems.

2021 is the time for CRI to reach its 20th year, mature enough for the journey of a non-governmental organization. Since its establishment in 2001, CRI has continued to develop strategies and methods as an option for strengthening local institutions, developing community information systems, and developing resource management patterns to create an empowered community. Coming to the third decade of this millennium, we must be ready to perform the options above in a potentially more complex situation.

The Building Institution and Networking (BUILD) program is a momentum for us to increase institutional capacity in facing a rapidly changing and often unpredictable world. Since 2021 will be the last year of BUILD supported by the Ford Foundation, we then used this opportunity to review and re-strengthen the organizational governance, the organization’s sustainability business model, and the equal and inclusive work culture.

Through BUILD, CRI has the opportunity to increase our capacity in conducting research and strengthening campaigns on community media issues. Community media will always be an essential part of the organization’s work. We believe that community media create the foundation of a healthy democratic space at the grassroots level. Thus, it makes community media important to be supported and fought for.

CRI’s professional capacity is also shown by the agreement on a regional data integration program. This integration is conducted through the application of the Village Information System (SID Berdaya) and Regency Information System (SIKAB). Along with several local governments, we started a cooperation scheme that we had never done before. These cooperation are the Self-Management Procurement Type III (Swakelola Tipe III) and experts for regency government. Apart from being a space to accelerate the organization’s mission and vision, these cooperation schemes become a way for the organization’s sustainability.

In terms of networking, the pandemic has not dampened CRI’s initiative to continue the process. The Citizen Journalism Award or Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) is a space for us to meet with the community media networks. Meanwhile, Digital Literacy Gathering or Jagongan Melek Digital (JMD) is an opportunity for us to expand our network on digital literacy and security issues.

The coming years will be a momentum for us to prove our capacity more independently. With the maturity and strength of ours, we cannot cease on being content or feeling enough. Collaboration will remain a key, as every issue and challenge cannot be faced or resolved by us alone.

CRI is a part of civil society. In every role we play, CRI is welcoming the continuous suggestions and input. No matter how small the work that we run and develop, hopefully they will be a real contribution in encouraging the social movement for change.

Related posts
BERITA

Dialog Masyarakat Sipil untuk Hadapi Transformasi Digital di Indonesia

Organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam diskusi berharap dapat memanfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia sebagai ruang untuk mendorong penguatan kecakapan digital nasional….
OPINI

Pelatihan Keamanan Menyeluruh: Sebuah Usaha untuk Menciptakan Ruang Aman bagi Aktivis di Akar Rumput

Dengan jaringan dan lingkup kerja terbatas (hiperlokal), insiden keamanan terhadap aktivis di akar rumput kerap luput dari perhatian publik. Saat ini kebanyakan…
OPINI

Simalakama Aplikasi Kencan

Aplikasi kencan menjadi wahana baru mencari teman di era digital. Akan tetapi, ada beberapa hal yang musti diperhatikan agar tidak terjerumus dalam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.