SIARAN PERS

Menjawab Ancaman Dunia Daring melalui “Jagongan Melek Digital”

Dibaca 1 Menit

Jagongan Melek Digital (JMD) adalah upaya untuk mencari solusi dan antisipasi ancaman di dunia digital dengan menggunakan sudut pandang penyintas.

Kita tengah berada di zaman di mana berbagai aktivitas daring kian mendominasi. Kegiatan daring makin meningkat seiring dengan munculnya pandemi COVID-19. Sebagai konsekuensi atas banyaknya aktivitas daring, semakin besar pula potensi ancaman di dunia digital.

Salah satu ancaman di dunia digital yang sering kita temui adalah hoaks. Selama pandemi, misalnya, tak terhitung banyaknya hoaks yang beredar. Bahkan, hoaks-hoaks tersebut tidak jarang merenggut nyawa orang-orang yang terbuai olehnya. Selain itu ada banyak ancaman kejahatan siber seperti pencurian data pribadi yang berimbas pada penyalahgunaan data pribadi, penipuan, jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga kekerasan gender berbasis online (KBGO). 

Merespons situasi tersebut, Combine Resource Institution (CRI) menggelar Jagongan Melek Digital yang akan diselenggarakan pada 16 Agustus hingga 30 September 2021. Tahun ini, JMD mengambil tema “Perempuan Bercerita, Berbagi Berdayaā€¯. Acara ini terdiri atas dua kegiatan utama, yaitu kompetisi video kreatif bertema “perempuan dan keamanan digital” dan pekan diskusi dengan mengangkat isu-isu kejahatan di dunia digital. Dan dalam konteks ini, perempuan menjadi kelompok paling rentan. Berbagai penelitian telah membuktikan itu. Untuk itulah, kegiatan ini mengambil sudut pandang perempuan, terutama yang berasal dari masyarakat akar rumput. 

Kompetisi Video Kampanye Literasi Digital

Dengan pertimbangan bahwa audio visual merupakan medium yang efektif sebagai alat penyampai pesan, CRI mengadakan kompetisi video untuk mengkampanyekan pentingnya keamanan digital.

Partisipan kompetisi ini bersifat kelompok. Mereka mesti berasal dari komunitas atau organisasi, bukan individu. Adapun video yang diikutsertakan dalam kompetisi ini merupakan karya orisinil dan belum pernah dipublikasikan atau dilombakan. Untuk informasi lebih jelas mengenai kompetisi video kreatif, silakan klik di sini. Ada total hadiah Rp 12 juta untuk para pemenang.

Pekan Diskusi Keamanan Digital

Diskusi dengan berbagai tema kejahatan siber akan digelar seminggu sekali selama empat pekan selama bulan September. Diskusi ini akan menghadirkan para perempuan penyintas kejahatan siber untuk berbagi pengalaman yang pernah mereka hadapi. Agar semakin lengkap, forum ini akan menghadirkan pakar dan praktisi yang menekuni bidang tersebut atau mereka yang pernah atau sedang mendampingi penyintas. Informasi lebih lengkap mengenai rangkaian diskusi tersebut akan kami umumkan pada 30 Agustus mendatang.

Informasi lebih lanjut

Website: www.combine.or.id
Twitter: @combineri
Instagram: @combine_ri
Facebook: Combine Resource Institution
Surel: jmd@combine.or.id
Narahubung : Fifi (0818 0438 9000)

Related posts
ARTIKELBERITA

Lokakarya Kemanan Website Guna Memitigasi Serangan Digital terhadap Organisasi Masyarakat Sipil

Literasi keamanan digital kian dibutuhkan di tengah pelbagai represi virtual yang mengadang. Combine Resource Institution (CRI) kemudian menyelenggarakan lokakarya keamanan website bagi…
BERITA

Pemenuhan Hak-hak Digital di Indonesia Masih Buruk

Sejumlah lembaga masyarakat sipil menilai bahwa hak-hak digital di Indonesia, khususnya di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, belum menjadi isu penting bagi…
OPINI

Kemajuan Teknologi yang Mengkhianati HAM

Perkembangan teknologi yang diklaim dapat memberdayakan kelompok-kelompok terpinggirkan dan menciptakan kesetaraan nyatanya tidak berjalan. Perkembangan teknologi malah memperdalam jurang kesenjangan. Saya pernah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *