BERITA

Workshop Penulisan Buku Pemanfaatan SID

Dibaca 1 Menit

Combine Resource Institution (CRI) menggelar workshop Penulisan  Buku Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) di kantor CRI, Sewon, Bantul, (6/8). Workshop yang mempertemukan para penulis dari Desa Nglegi (Gunungkidul), Dlingo (Bantul), Pasir (Kebumen), dan Balerante (Klaten) ini merupakan bagian dari penulisan buku SID yang akan segera diterbitkan CRI.

“Buku ini merupakan dokumentasi pengalaman empiris para pelaku pemanfaatan SID. Dokumentasi itu akan diperdalam oleh akademisi dari Fakultas Geografi UGM, yakni Prof. M. Baequni,” jelas Elanto Wijoyono dari CRI, (6/8).

Para peserta merupakan kepala desa dan perangkat desa pengembang SID. Mereka memaparkan pengalaman memanfaatkan SID di desa masing-masing. Bahrum Wardoyo dari Desa Nglegi misalnya yang memaparkan pemanfaatan SID untuk menganalisis data kemiskinan secara partisipatif. Sementara Aripin dari Desa Dlingo menyoroti pemanfaatan SID untuk penguatan ekonomi kreatif. Peserta dari Kebumen yakni Sukamso yang juga Kepala Desa Pasir menulis pemanfaatan data-data SID untuk perencanaan dan penganggaran desanya. Pengurangan resiko bencana pun menjadi tema menarik yang diulas oleh Jainu, perangkat Desa Balerante, di lereng Merapi, Klaten.

Dalam workshop tersebut, keempat penulis menyajikan pengalaman mereka dari sudut pandang desa terkait inisiatif pemanfaatan SID dan kronologi pengembangannya. Tak hanya itu, respon desa atas kemajuan SID juga menjadi bahan diskusi yang menarik dalam workshop itu. Pengalaman dalam memanfaatkan SID tersebut nantinya akan menjadi bahan tulisan para peserta.

“Penulisan buku SID ini menawarkan sebuah proses pembelajaran dimana masyarakat bisa melakukannya sendiri. Masyarakat bisa menggali pengalaman-pengalaman di desanya masing-masing untuk ditulis yang hal itu nantinya bisa membuat desa-desa lain terinspirasi,” ujar Prof. M. Baequni, dosen dari Fakultas Geografi UGM yang hadir dalam workshop tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.