BERITA

Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana bagi Radio Komunitas

Dibaca 1 Menit

COMBINE Resource Institution (CRI) mengadakan pelatihan pengurangan risiko bencana di Radio Komunitas Angkringan dan Lintas Merapi (11-14 Juli 2009). Kegiatan ini didukung oleh Radio Komunitas Angkringan, Radio Komunitas Lintas Merapi, dan AMARC Jepang-JICA.

Pelatihan pertama dilakukan di Radio Komunitas Angkringan, Timbulharjo, Sewon, Bantul (11-12/7) bertempat di Studio Angkringan. Kegiatan ini dikuti oleh 8 peserta yang terdiri dari penyiar, teknisi radio, dan tim kreatif. Selama pelatihan mengidentifikasi sumber-sumber bencana, sumber daya, dan jenis program siaran. Timbulharjo merupakan daerah episentrum gempa bumi 27 Mei 2006. Saat gempa, sebanyak 400 orang meninggal dunia, ribuan orang luka-luka, dan kerusakan bangunan parah.

Menurut Mart Widarto, Koordinator Program Pengurangan Risiko Bencana CRI, pelatihan ini dirancang agar radio komunitas bisa berperan aktif dalam pencegahan, sosialiasi, dan penanganan bencana. Meskipun AMARC Jepang dan JICA telah menyiapkan kepingan cakram yang berisi materi siaran radio, tapi radio komunitas perlu menyiapkan kemasan dan isi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Pelatihan kedua digelar di Radio Lintas Merapi di Deles, Sidorejo, Kemalang, Klaten (13-14/7). Radio ini terletak di perkampungan terakhir atau 2 km dari puncak Gunung Merapi. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta yang terdiri dari kru merapi dan tokoh masyarakat. Deles merupakan daerah rentan bencana gunung meletus, kekeringan, angin topan, kebakaran hutan, penyakit kulit, dan gagal panen.

Dalam setiap pelatihan, pegiat radio komunitas dilatih untuk mengidentifikasi sumber-sumber bencana, sejarah desa, dan pemetaan sumber daya. Hasil pelatihan akan menjadi bahan produksi audio. “Kita akan memodifikasi bahan pelatihan dengan metode yang cocok dengan kondisi sosial setempat,” ujarnya (Yossy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.