Suara Warga

PROFIL PROGRAM SUARA WARGA
Sekilas Sejarah

Program Suara Warga dirintis sejak CRI mendorong inisiasi Suara Komunitas. Suara Komunitas berdiri pada Juli 2008 sebagai hasil lokalatih pengelolaan informasi di Wisma Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Suara Komunitas adalah jaringan pewarta warga Indonesia yang mengelola informasi dan gagasan warga untuk memengaruhi pembuatan kebijakan-kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat akar rumput.

Suara Komunitas berusaha menjadi media komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga. Prinsip yang diterapkan adalah independen dan nondiskriminatif. Independen artinya memberitakan peristiwa sesuai fakta tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain. Nondiskriminatif artinya tidak menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat manusia.

Pewarta Suara Komunitas membuat karya pewartaan dalam bentuk tulisan, foto, video, dan audio. Seluruh isi Suara komunitas di bawah Lisensi Creative Commons, sehingga siapapun diizinkan untuk menyalin sebagian atau keseluruhan dokumen serta menyebarluaskannya dengan menyebutkan sumber asli, kecuali untuk keperluan komersial. Seluruh kegiatan pewartaan Suara Komunitas merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Suara Komunitas.

Visi
Mewujudkan kedaulatan informasi untuk mendorong penyelesaian persoalan-persoalan komunitas akar rumput

Misi
1. Mendorong komunitas akar rumput untuk kritis dan berani menyampaikan pendapat dan informasi yang ada di sekitar mereka
2. Mendorong komunitas akar rumput untuk mandiri dalam mengelola dan mendiseminasikan informasi
3. Mendorong pemanfaatan informasi dari komunitas akar rumput untuk kepentingan advokasi
4. Mendorong para pemangku kepentingan lebih responsif menyelesaikan persoalan-persoalan terkait kepentingan komunitas akar rumput melalui ekspos media

Tujuan
1. Membangun jaringan informasi sebagai kekuatan masyarakat sipil
2. Memanfaatkan berbagai informasi untuk mendorong penyelesaian masalah
3. Menyuarakan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh komunitas akar rumput, terutama terkait pelayanan publik
4. Membangun dan menguatkan jaringan jurnalis warga yang berperan sentral dalam advokasi persoalan pelayanan publik di komunitas akar rumput

Ruang Lingkup
1. Pengorganisasian
2. Pengembangan kapasitas
3. Riset
4. Manajemen dan diseminasi pengetahuan

Kegiatan
1. Mengadvokasi hak-hak dasar masyarakat sipil
2. Pelatihan pewarta warga di daerah anggota suara komunitas
3. Konsolidasi jaringan radio komunitas
4. Analisis isi suarakomunitas.net
5. Pengelolaan website melalui situs http://suarakomunitas.net
6. Pertemuan pewarta warga, baik di tingkat wilayah dan nasional
7. Dialog publik dengan beragam pemangku kepentingan

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai berita-berita , kajian dari komunitas silakan mengunjungi laman http://suarakomunitas.net.