Lumbung Komunitas

PROFIL PROGRAM LUMBUNG KOMUNITAS
Sekilas Sejarah
Program ini memiliki visi mendukung kemandirian komunitas dengan pengelolaan sumber daya secara partisipatif. Misi untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan membangun sistem informasi sebagai alat bantu (instrumen) pengelolaan sumber daya berbasis komunitas.

Sejak tahun 2009, gagasan Lumbung Komunitas ini diimplementasikan dalam platform Sistem Informasi Desa. Lebih dari sekadar membangun basis data yang lengkap dan terbaharui, Sistem Informasi Desa juga mendukung percepatan peningkatan kualitas kerja pelayanan publik oleh perangkat desa kepada masyarakat desa setempat. Bahkan masyarakat desa dapat mengakses data dan informasi publik melalui perangkat teknologi informasi, baik di wilayah desa maupun di luar wilayah desa. Disamping itu juga memperkuat dasar-dasar perencanaan dan pengambilan keputusan dalam proses pembangunan desa.

Tentang SID
Sistem Informasi Desa (SID) dikembangkan sebagai sistem pendukung yang mudah dan murah yang dapat digunakan desa secara berkelanjutan. Harapannya desa dapat lebih mudah memetakan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Dengan demikian, selain perencanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran sesuai kepentingan dan kebutuhan masyarakat, desa juga mampu bekerja sama dengan pihak lain secara interdependen dan mutualistik.

SID memang dibangun pada sistem terkomputerisasi dan berbasis internet. Namun, sistem ini tetap bisa dijalankan pada kondisi tidak ada jaringan internet. Untuk optimalisasi pemanfaatannya, perangkat tersebut dirancang dalam sebuah kerangka konvergensi media dengan menggunakan ragam media lain. Strategi konvergensi media ini diterapkan untuk memudahkan warga mengakses data dan informasi yang diperlukan sesuai dengan media yang dikuasainya. Ragam media yang dibangun dan membentuk Sistem Informasi Desa ini bisa meliputi laman desa, radio siaran komunitas, buletin/koran desa, papan informasi, dan sebagainya.

Aplikasi SID adalah aplikasi terbuka (free and open source software) yang dapat diperoleh, digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas untuk tujuan nonkomersial. Dengan demikian, sistem dan basis data yang terbangun akan selalu terbarui dan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat.

Perjalanan pengembangan SID sejak tahun 2009 hingga 2013 :

  • SID untuk Pelayanan Publik : aplikasi yang dikembangkan untuk mempermudah pelayanan pemerintah desa kepada masyarakatnya terutama dalam hal pemenuhan administrasi desa kepada masyarakatnya
  • SID sebagai laman desa: sebuah laman sebagai tampilan depan SID yang dibuat dan dikembangkan untuk berbagi informasi komunitas kepada public (umum) baik di wilayahnya (desa) maupun di luar wilayahnya (kecamatan, kabupaten dan nasional) yang dapat diakses dimanapun berada.
  • SMS Gateway : sebuah aplikasi yang dikembangkan menyatu dengan SID sebagai bentuk komunikasi dua arah dari masyarakat dengan pemerintah desa begitu pula sebaliknya.
  • SID untuk Analisa Kemiskinan Partisipatif : kerjasama dengan perkumpulan IDEA, mengembangkan analisis kemiskinan secara partisipatif dengan memanfaatkan 10 aspek klasifikasi data : papan, sandang, aset, penghasilan, pendidikan, air bersih, kesehatan, penerangan, pangan dan tanggungan keluarga
  • SID untuk Pengurangan Resiko Kebencanaan : pengembangan sistem informasi yang dikembangkan CRI dengan UNDP dalam pengelolaan informasi pengurangan resiko bencana dengan memanfaatkan klasifikasi data kelompok umur, kesehatan serta penduduk rentan

Kegiatan yang Telah Dilakukan
1. Pengembangan dan perawatan aplikasi Sistem Informasi Desa (SID)
2. Penyebarluasan penerapan SID di Jawa maupun luar pulau Jawa
3. Penguatan kapasitas (pelatihan penggunaan, pemanfaatan SID)
4. Distribusi informasi dan data
5. Pengembangan pengetahuan

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Lumbung Komunitas silakan mengunjungi laman http://lumbungkomunitas.net