Perangkat teknologi informasi secara bertahap diperkenalkan kepada kelompok unit usaha kecil berbentuk koperasi di wilayah Klaten, Jawa Tengah. Koperasi wanita ini beranggotakan 1662 perempuan yang tergabung dalam 88 kelompok yang tersebar di 15 wilayah kecamatan di Klaten. Dengan website yang dibangun bersama Combine Resource Institution (CRI) diharapkan informasi kegiatan dan produk barang serta jasa yang dipromosikan oleh koperasi ini dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat. Sistem berbasis internet ini juga dikembangkan menjadi wadah basis data keanggotaan, kewilayahan, dan jenis usaha yang digiatkan. Koordinator: Kiswiradat Website: http://setara.combine.or.id...selengkapnya Combine Resource Institution mengembangkan aplikasi berbasis web untuk mengelola data kependudukan di tingkat desa. Aplikasi ini dikembangkan dengan dukungan perangkat lunak bebas-terbuka. Desa Balerante, Kemalang, Klaten di kaki Gunungapi Merapi menjadi tempat percontohan penerapan aplikasi ini. Pengembangannya masih terus dilakukan selama tahun 2009 ini oleh tim CRI dan secara rutin dikomunikasikan dengan perangkat desa dan masyarakat di Balerante. Usai kegiatan percontohan ini, aplikasi Sistem Informasi Desa ini akan disebarluaskan kepada publik sebagai perangkat bebas-terbuka. Koordinator: Novi Erisa Website: http://desa.kombinasi.net/...selengkapnya Selain mengembangkan jaringan informasi, jaringan media komunitas yang telah terkelola dalam jaringan Suara Komunitas memiliki wadah pula untuk mengembangkan jaringan bisnis. Combine Resource Institution (CRI) menyediakan sebuah sistem online yang bisa digunakan untuk menampilkan produk atau potensi ekonomi yang ada di sekitar para pegiat media komunitas. Dalam sistem ini, produk yang diperjualbelikan bersifat bebas, baik barang maupun jasa. Website ini secara umu bertujuan untuk membangun jaringan bisnis yang berkeadilan dan transparan.
Koordinator: Ketut Sutawijaya Website: http://pasarkomunitas.com...selengkapnya  Membangun sebuah sistem data dan informasi kependudukan yang terintegrasi antar kelurahan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bekal perencanaan dan pengelolaan kawasan adalah tujuan utama proyek yang diinisiasi oleh peneliti sosial perkotaan John Taylor. Atas supervisi dari UN Habitat Indonesia, sebuah tim kemudian dibentuk untuk mengerjakan proyek percontohannya di 7 kelurahan di wilayah Kecamatan Laweyan pada bulan April - Juni 2009. Tim tersebut meliputi Konsorsium Solo, Jurusan Arsitketur Universitas Sebelas Maret, dan Combine Resource Institution (CRI). CRI di sini berperan untuk merumuskan sistem basis data online yang akan dikembangkan untuk tingkat kelurahan dan desain display informasi bagi publik ke depan.
Koordinator tim CRI: Elanto Wijoyono Website: http://peta.konsorsiumsolo.org...selengkapnya  Kementerian Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia didukung oleh Hivos, bekerja sama dengan Yayasan AirPutih Jakarta, menggagas sebuah proyek percontohan sosialisasi dan migrasi Open Source Software (OSS) di dua daerah di Indonesia. Dua daerah yang dipilih adalah Nanggroe Aceh Darussalam dan D.I. Yogyakarta. Combine Resource Institution dipercaya menjadi koordinator umum pelaksanaan sosialisasi dan migrasi di wilayah D.I. Yogyakarta. Dalam proses teknisnya, CRI bekerja bersama Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Yogyakarta dan Pusat Pendayagunaan Open Source (POSS) Universitas Gadjah Mada. Sosialisasi dilakukan sejak awal tahun 2009 dan dilanjutkan dengan proses migrasi serta pendampingan hingga akhir bulan Juni 2009. Dalam proyek percontohan ini ditargetkan tim dapat memigrasikan minimal 5% dari seluruh jumlah komputer yang ada di 1 lembaga pemerintahan, 1 lembaga swadaya masyarakat, 1 lembaga pendidikan/sekolah, dan 1 unit usaha. Hasil kegiatan ini akan dilaporkan ke Jakarta pada bulan Agustus 2009.
Koordinator: Elanto Wijoyono Website: http://oss.airputih.or.id...selengkapnya |