Assessment Pengembangan SID di Kasepuhan Ciptagelar

Combine Resource Institution mengadakan assessment pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) untuk desa adat di Kasepuhan Ciptagelar pada 03-10 Mei 2016. Sistem ini kelak akan dikembangkan untuk mendukung tata kelola informasi berbasis desa adat (komunitas).

Rencana pengembangan SID di Kasepuhan Ciptagelar ini mengacu pada UU Desa Pasal 1 Ayat 1 yang menyebutkan bahwa “Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Pada UU yang sama Pasal 86 tentang Sistem Informasi Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan, desa adat juga berhak mendapapatkan akses informasi melalui Sistem Informasi Desa.

Desa adat adalah sebuah kesatuan masyarakat hukum adat yang secara historis mempunyai batas wilayah dan identitas budaya yang terbentuk atas dasar teritorial yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat desa berdasarkan hak asal usul, dan menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan masyarakat desa berkaitan dengan adat istiadat dan hukum adat yang berlaku. Lembaga adat desa merupakan mitra pemerintah des dan lembaga desa lainnya dalam memberdayakan masyarakat desa.

Menurut Yoyo Yogasmana, salah satu warga dari Kasepuhan Ciptagelar Kesatuan menyebutkan bahwa masyarakat hukum adat Ciptagelar (Banten Kidul) yang terletak di Provinsi Banten dan Jawa Barat, membawahi 568 kampung di seluruh pegunungan Halimun yang secara turun-temurun tergabung dalam kekerabatan kesatuan adat Kasepuhan Ciptagelar.

Assessment ini merupakan langkah awal dalam pengembangan SID yang dilakukan dengan metode kunjungan lapangan, observasi, diskusi dan wawancara. Beberapa hal yang akan menjadi sorotan utama dalam assessment ini antara lain tentang data dan informsi, kelembagaan, kebijakan, serta tata kelola pemerintahan di Kasepuhan Ciptagelar.

Selain rencana pengembangan SID, melihat perkembangan media komunitas yang ada di Kasepuhan Ciptagelar juga akan dilakukan. Radio dan televisi komunitas telah lama dikembangkan oleh komunitas yang disebut CIGA TV ini merupakan sarana untuk bertukar informasi serta melestarikan budaya lokal yang ada. Harapan ke depannya integrasi antara media komunitas dan pengembangan SID dapat berjalan dengan baik. (My)

You may also like...

1 Response

  1. 16/05/2016

    […] : JMR 2016, Combine dan […]