“Dolan Kampung” Barepan, Wisata Blusukan di Borobudur

Blusukan ke desa-desa menjadi pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.  Selain bisa berinteraksi dengan kehidupan ala pedesaan yang asri, wisatawan juga berkesempatan mengenal karakter budaya setempat.

Mengusung konsep wisata blusukan desa,  Forum Wisata Dusun Barepan (FWDB) akan menggelar agenda wisata bertajuk “Dolan Kampung” di Dusun Barepan, Desa Borobudur, Magelang pada Sabtu, 12 Desember 2015. Menggandeng radio komunitas MGM FM yang didukung oleh Combine Resource Institution (CRI) dan Radio FMYY Jepang, “Dolan Kampung” akan mengajak travel blogger dan pelaku wisata lokal dan daerah (travel agent, pengusaha penginapan, dll) untuk menjelajahi potensi wisata di Dusun Barepan.

“Dolan Kampung merupakan agenda wisata yang baru pertama kalinya digelar di Dusun Barepan. Agenda ini diadakan untuk mengangkat potensi wisata di Dusun Barepan dengan mengedepankan interaksi serta apresiasi terhadap karakter budaya dan lingkungan setempat,” jelas Andrew Dananjaya dari CRI selaku penggagas sekaligus pendukung kegiatan tersebut, (7/12).

Ada dua kegiatan pokok yang diadakan dalam Dolan Kampung, yakni wisata minat khusus dan rembug wisata. Dalam kegiatan wisata minat khusus ini, pengunjung akan diajak blusukan ke Dusun Barepan  sambil berinteraksi dengan masyarakat setempat.  Sejumlah atraksi wisata akan menghibur para wisawatan seperti pertunjukan Topeng Ireng, Tong-tong Lek, dan Dayakan.  Para wisawatan juga berkesempatan belajar membuat kerajinan dari bahan bambu, belajar membatik, maupun belajar menari tradisional.

Kegiatan rembug wisata bertema “Pengelolaan Informasi Wisata Melalui Media Komunitas” akan diikuti oleh para pelaku wisata dari dalam dan luar Barepan. Selain itu, selama acara juga digelar pasar komunitas yang mewadahi aneka produk olahan makanan dan kerajinan khas Barepan dan di sekitarnya.

“Dolan Kampung” diselenggarakan untuk membangun kemitraan dalam memperkuat jaringan pariwisata lokal Barepan. Agenda wisata ini diharapkan dapat mendorong daya saing lokal dengan memaksimalkan kontribusi pariwisata bagi kemakmuran desa sekaligus komunitasnya.

“Pada saat yang sama, kegiatan ini nantinya juga akan membuka peluang lapangan kerja bagi pemuda dalam sektor kepariwisataan,” pungkas Andrew.

You may also like...