Upgrade SID di Enam Desa Lereng Merapi

Combine Resource Institution (CRI) bekerjasama dengan Radio Komunitas FMYY Jepang mengadakan kegiatan upgrade aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) di enam desa di lereng Merapi yang diwadahi dalam program Tangguh Merapi pada Selasa-Kamis, 09-11 Juni 2015. Enam desa tersebut antara lain Desa Jumoyo dan Desa Dukun di Magelang; Desa Samiran di Boyolali; Desa Sidorejo dan Desa Talun di Klaten; serta Desa Kepuharjo di Sleman.

Kegiatan program Tangguh Merapi meliputi pengembangan radio komunitas, penerapan Sistem Informasi Desa (SID), dan pembentukan kelompok relawan Desa Tangguh. Sebagai desa yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi (bencana gunung meletus), keenam desa tersebut sangat memerlukan adanya data yang akurat dan terintegrasi. Data yang akurat dan terintegrasi akan sangat membantu ketika terjadi bencana. Misalnya untuk mengetahui jumlah korban, penyaluran bantuan, dan lain sebagainya. Pengalaman pada saat terjadi erupsi Merapi tahun 2006, telah membuktikan hal ini. Saat itu pemerintah desa  mengalami kesulitan dalam memberikan data yang valid. Akibatnya, bantuan untuk desa Balerante tidak tersalurkan dengan maksimal. Oleh karena itulah keberadaan SID menjadi sangat penting.

SID sudah terpasang di enam desa tersebut setidaknya sudah dua tahun, akan tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Website desa yang merupakan representasi dari SID yang sudah sempat online, seperti Desa Jumoyo (http://www.jumoyo-magelang.info/Magelang), desa Dukun (http://www.dukun-magelang.info/Magelang), Desa Samiran (Boyolali), Desa Sidorejo (http://www.sidorejo-klaten.info/Klaten), Desa Talun (Klaten) dan Desa Kepuharjo (http://www.jumoyo-magelang.info/Sleman) saat ini tidak bisa diakses. Aplikasi yang terpasang pun masih versi lama sehingga masih banyak kesalahan teknis di sistemnya. Untuk memaksimalkan pemanfaatan maka perlu dilakukan upgrade ke versi terbaru.

You may also like...