Semiloka Diseminasi Kedaulatan Desa Membangun Sinergi Dan Integrasi Program Penanggulangan Kemiskinan

Piloting program pengawalan desa untuk pembentukan Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Desa ( TKP2KDes ) dan Sistem Informasi Desa ( SID ) untuk mengolah data kemiskinan hakikatnya merupakan sebuah usaha bagaimana menjadikan desa memiliki keberanian dan inovasi dalam mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri atas dasar problem riil kemiskinan di desa. Tindakan afirmatif tersebut sejatinya ingin memperkuat kapasitas dan kedudukan desa tidak hanya sebatas “penerima beban” ketidakpuasan rakyat yang disebabkan problem pendataan dan bantuan kemiskinan. Tetapi desa juga memiliki tanggung jawab dan kewajiban merumuskan kebijakan yang pro poor sesuai kewenangan desa yang dimiliki. Sehingga posisi desa dapat memainkan peran utama dalam mengurus urusan kemiskinan di desanya sendiri berdasarkan partisipasi aktif masyarakatnya.

Seiring satu tahun diberlakukannya UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa yang disahkan pada tanggal 15 Januari 2014, memberikan harapan baru bagi desa-desa untuk lebih mempunyai kemandirian dan mengurus kesejahteraan rakyatnya. UU ini juga memperkuat kemandirian dan otonomi desa melalui konsep “desa membangun”, dimana memposisikan desa sebagai subyek dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

Munculnya berbagai persoalan kemiskinan, mulai soal akurasi data, kewenangan, kelembagaan, pendanaan, ketepatan sasaran sampai persoalan tertutupnya ruang-ruang partisipasi, sudah saatnya dilakukan inovasi kebijakan yang sinergis dan terintegrasi lintas proram maupun lintas sector. Munculnya ego sektor, ego program semakin memperparah ketidakefektifan perjalanan dan capaian program penanggulangan kemiskinan. Maka tidak heran, manakala setiap tahun anggaran kemiskinan selalu bertambah tetapi angka penurunannya tidak signifikan, bahkan terkadang mengalami kenaikan. Karenanya tidak dapat disalahkan jika sebagian elemen masyarakat mengkritisi bahwa kebijakan tersebut tidak efektif dan efisien bahkan menimbulkan persoalan social.

Berangkat dari pemikiran diatas, Forum Masyarakat Sipil (FORMASI) Kebumen didukung Ford Foundation dalam program “Piloting pembentukan Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Desa ( TKP2KDes ) dan Sistem Informasi Desa ( SID ) untuk Meningkatkan Partisipasi dan Transparansi Informasi” mengadakan acara semiloka ini.

Combine Resource Institution (CRI) turut hadir dalam semiloka ini  karena program yang akan dipaparkan oleh FORMASI merupakan hasil kerjasama CRI dengan FORMASI dalam penerapan Sistem Informasi Desa (SID). Selain itu kehadiran CRI juga mengisi Lokakarya dengan tema “Konsep akselerasi kebijakan daerah dalam membangun kemandirian desa melalui Sistem Informasi Desa.”

Kegiatan semiloka ini akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu :

Hari/ tanggal                                  : Senin – Selasa, 23-24 Februari 2015.

Tempat pembukaan dan seminar : Aula Rumas Dinas Bupati Kebumen

Tempat Lokakarya                        : Hotel Wisata Benteng Vanderwicjk Gombong

You may also like...