Gejolakkan Jurnalisme Warga, Suara Komunitas Lumajang Adakan Pelatihan Jurnalistik

Peserta pelatihan sedang praktik menulis berita. Selama dua hari, mereka belajar tentang jurnalisme dan gerakan pewarta warga Suara Komunitas.

Peserta pelatihan sedang praktik menulis berita. Selama dua hari, mereka belajar tentang jurnalisme dan gerakan pewarta warga Suara Komunitas.

Demi menggejolakkan geliat jurnalisme warga di wilayahnya, Suara Komunitas (SK) Wilayah Lumajang, Jawa Timur mengadakan “Pelatihan Jurnalistik” di Grand Aula Kalimas, Lumajang, Kamis-Jumat (23-24/1). Berdasarkan pantauan lapangan, puluhan peserta dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lumajang dan Jember tersebut tampak antusias mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Suara Komunitas COMBINE Resource Institution Yogyakarta.

Pelatihan tersebut bermula dari kegelisahan SK Lumajang yang menganggap jumlah jurnalis warga masih sangat sedikit di Lumajang. Menurut Hartono Rudy (35), Kontributor SK Lumajang, sementara ini jumlah pewarta warga di Lumajang baru 2 orang saja. Itu tidak cukup mengingat permasalahan sosial di Lumajang begitu kompleks.

“Saya berharap untuk tindak lanjutnya dari peserta ini mau menulis. Dari kira-kira 20 orang peserta itu, yang telur itu 10 lah. Apes-apesnya 5,” katanya.

Hasil tulisan peserta pelatihan tersebut kelak bakal diunggah di portal berita suarakomunitas.net. Tulisan mereka bakal diedit oleh editor SK Wilayah Lumajang. Kalau tulisan para peserta pelatihan tersebut dirasa belum layak diterbitkan, maka akan dikembalikan untuk diperbaiki lagi.

Hal senada diungkapkan oleh salah seorang peserta pelatihan, Leni Rodiah (24). Dia bertekad ingin menulis di portal suarakomunitas.net setelah mengikuti pelatihan. Dia merasa suarakomunitas.net adalaha wadah yang tepat untuk menampung tulisan-tulisan yang akan dibuatnya.

“Harapan saya ketika tulisan-tulisan itu saya paparkan, ada yang memberi komentar. Kemudian ada pembenahan, dan saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan itu,” ujar mahasiswi semester 7 Pendidikan Agama Islam, Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah Kencong, Jember, itu.

Pelatihan jurnalisme warga di Lumajang sejauh ini masih jarang dilakukan. Suara Komunitas Wilayah Lumajang berharap, pelatihan tersebut bukanlah yang pertama dan terakhir. Mereka butuh pelatihan-pelatihan serupa agar terus terjadi regenerasi calon-calon jurnalis yang kelak bakal menjadi penerus para kontributor Suara Komunitas di Lumajang.

You may also like...

Leave a Reply