Pembangunan Sistem Informasi Tanggap Ancaman Flu Burung

Program kerjasama Pemda Lampung – JRK Lampung – Unicef Indonesia – CRI

Penyebaran flu burung dari satu daerah ke daerah lain dapat terjadi dengan cepat, sehingga membutuhkan respon yang cepat pula. Jika tidak ditangani dan dilokalisasi maka kasus flu burung akan semakin sulit dikendalikan dan menyebar. Hal pertama yang dibutuhkan dalam tanggapan cepat untuk melokalisasi kasus flu burung pada suatu wilayah adalah adanya informasi yang valid dari masyarakat yang mengalami kasus yang bergejala flu burung. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi yang bisa meringkas kendala jarak, waktu, dan bahkan birokrasi untuk mendapatkan respon secepat mungkin.

Sistem informasi yang akan dibangun ini akan melibatkan banyak pihak, baik masyarakat, pemerintah daerah, maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM). Masing-masing pihak akan memiliki perannya masing-masing untuk mendukung optimalisasi sistem informasi yang dibangun. Radio komunitas sebagai sebuah media yang kegiatannya dikelola langsung oleh masyarakat pun menjadi ujung tombak dalam sistem ini.

Salah satu daerah yang menjadi perhatian utama dalam upaya tanggap ancaman penyebaran virus flu burung adalam Provinsi Lampung. Lampung termasuk daerah kejadian luar biasa dalam penyebaran virus ini karena ada penemuan kasus ternak dan manusia yang terjangkiti. Atas dasar tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Unicef Indonesia dan Jaringan Radio Komunitas (JRK) Lampung berupaya segera melakukan aksi untuk membangun sistem informasi tanggap ancaman virus flu burung. Combine Resource Institution (CRI) pun berperan untuk memfasilitasi penyiapan dan pengembangan sistem informasi tersebut.

Sebagai langkah taktis untuk mempersiapkan sistem dan pengelolaannya, sebuah seri kegiatan akan digelar, meliputi:

  1. Pembangunan website pusat informasi tanggap ancaman virus flu burung
  2. Pelatihan pengelolaan pengetahuan dan informasi untuk website
  3. Pelatihan produksi konten iklan layanan masyarakat (ILM) dan analisis dampak media bagi radio komunitas
  4. Pelatihan penanganan ancaman flu burung
  5. Monitoring dan evaluasi program

Kegiatan tahap pertama yang akan diisi dengan agenda pelatihan akan diadakan pada tanggal 20 – 29 November 2008. bertempat di Lampung. Pesertanya adalah para pegiat radio komunitas anggota JRK Lampung.

Fasilitator CRI:

  1. Ketut Sutawijaya
  2. Saiful Bakhtiar

You may also like...

Leave a Reply